• SMAN 15 TANJUNG JABUNG BARAT
  • KAMPUS HIJAU BERKILAU

Penyusunan Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Modul projek penguatan profil pelajar Pancasila merupakan dokumen yang berisi tujuan, langkah, media pembelajaran, dan asesmen yang dibutuhkan untuk melaksanakan projek penguatan profil pelajar Pancasila. Pendidik memiliki keleluasaan untuk membuat sendiri, memilih, dan memodifikasi modul projek profil yang tersedia sesuai dengan konteks, karakteristik, serta kebutuhan peserta didik. Pemerintah menyediakan contoh-contoh modul projek penguatan profil pelajar Pancasila yang dapat dijadikan inspirasi untuk satuan pendidikan. Satuan pendidikan dan pendidik dapat mengembangkan modul projek profil sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik, memodifikasi, dan/atau menggunakan modul projek profil yang disediakan Pemerintah sesuai dengan karakteristik daerah, satuan pendidik, dan peserta didik. Oleh karena itu, pendidik yang menggunakan modul projek profil yang disediakan Pemerintah tidak perlu lagi menyusun modul projek profil.

Catatan: Pemerintah menyediakan beragam contoh modul projek profil dari berbagai fase dan tema yang berbeda untuk membantu pendidik yang membutuhkan referensi atau inspirasi dalam perencanaan projek profil. Referensi yang diperlukan tersedia di Platform Merdeka Belajar.

 

1. Komponen Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Modul projek profil dilengkapi dengan komponen yang menjadi dasar dalam proses penyusunannya serta dibutuhkan untuk kelengkapan pelaksanaan pembelajaran. Modul projek profil pada dasarnya memiliki komponen sebagai berikut:

1. Profil Modul

  • Tema dan topik atau judul modul
  • Fase atau jenjang sasaran
  • Durasi kegiatan

2. Tujuan

  • Pemetaan dimensi, elemen, sub elemen Profil Pelajar Pancasila yang menjadi tujuan projek profil
  • Rubrik pencapaian berisi rumusan kompetensi yang sesuai dengan fase peserta didik (Untuk Pendidikan Dasar dan Menengah)

3. Aktivitas

  • Alur aktivitas projek profil secara umum
  • Penjelasan detail tahapan kegiatan dan asesmennya

4. Asesmen

Instrumen pengolahan hasil asesmen untuk menyimpulkan pencapaian projek profil

Tim fasilitator memiliki kebebasan untuk mengembangkan komponen dalam modul projek profil, untuk menyesuaikan dengan kondisi sekolah dan kebutuhan peserta didik. Modul dapat diperkaya dengan menambahkan komponen berikut:

  • Deskripsi singkat projek profil
  • Pertanyaan pemantik untuk memancing diskusi atau proses inkuiri peserta didik
  • Alat, bahan, serta media belajar yang perlu disiapkan
  • Referensi pendukung

1.1. Tahapan pengembangan modul projek profil

Satuan pendidikan dapat menentukan pilihan pengembangan modul projek profil sesuai dengan tingkat kesiapannya (sesuai kondisi dan kebutuhan) sebagai berikut:

  1. Tahap Awal
    Menggunakan modul projek profil yang sudah tersedia: Melakukan adaptasi modul dengan kondisi sekolah.
  2. Tahap Berkembang
    Menggunakan modul projek profil yang sudah tersedia: Melakukan modifikasi di beberapa bagian modul, baik dari topik, tujuan, aktivitas, maupun asesmennya sehingga lebih sesuai dengan kondisi dan kebutuhan peserta didik.
  3. Tahap Lanjutan
    Merancang modul projek profil secara mandiri: Melakukan penyusunan modul projek profil dari tahap pemilihan tema dan tujuan hingga pengembangan aktivitas dan asesmen secara mandiri.

1.2. Langkah Persiapan Modul Projek Profil

Mengadaptasi/memodifikasi modul:

  1. Identifikasi
    1. Pilih modul yang sudah tersedia sesuai dengan fase perkembangan peserta didik
    2. Pelajari dan diskusikan modul pilihan bersama tim fasilitator projek profil
    3. Identifikasi kesesuaian modul projek profil dengan kondisi sekolah
  2. Modifikasi
    1. Tentukan bagianbagian dari konten modul yang perlu disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan sekolah/peserta didik (Penyesuaian bisa mencakup topik, tujuan, aktivitas, dan asesmen)
    2. Tuliskan rencana penyesuaian yang akan dilakukan
  3. Selaraskan
    1. Periksa kembali kesesuaian tujuan, aktivitas, dan asesmen modul
    2. Selaraskan kesinambungan antara isu atau tema yang dibahas, sub elemen (tujuan projek profil), serta kondisi dan kebutuhan sekolah/peserta didik

Merancang modul secara mandiri:

  1. Merancang Tujuan dan Asesmen
    1. Tentukan sub-elemen yang akan menjadi tujuan projek profil
    2. Susun rubrik pencapaian berisi rumusan kompetensi yang sesuai dengan fase peserta didik
    3. Rancang indikator dan strategi asesmen
  2. Mengembangkan Aktivitas
    1. Kembangkan gambaran alur aktivitas yang perlu dilakukan untuk mencapai tujuan projek profil
    2. Detailkan penjelasan untuk setiap tahap aktivitas (Dilengkapi kegiatan asesmen yang perlu dilakukan)
  3. Melengkapi dan Menyelaraskan Modul
    1. Lengkapi komponen lain yang dirasa diperlukan (Pertanyaan pemantik, lembar kerja, daftar referensi, dsb)
    2. Periksa kembali kesesuaian tujuan, aktivitas, dan asesmen modul
    3. Selaraskan kesinambungan antara isu atau tema yang dibahas, sub elemen (tujuan projek profil), serta kondisi dan kebutuhan sekolah/peserta didik

Strategi Backward Design1 dalam pengembangan modul untuk mengoptimalkan pencapaian tujuan projek profil.

Tujuan projek profil adalah untuk menguatkan pencapaian kompetensi profil pelajar Pancasila. Untuk memastikan eksplorasi atau pengembangan aktivitas projek profil tetap mengacu kepada tujuan, pendidik dapat mengembangkan strategi backward design dengan model alur berpikir sebagai berikut:

  1. Menentukan tujuan
    Apa kompetensi yang akan dicapai oleh peserta didik?
    contoh: Menghasilkan solusi alternatif dengan mengadaptasi berbagai gagasan dan umpan balik untuk menghadapi situasi dan permasalahan (Dimensi Kreativitas)
  2. Merancang asesmen
    Bagaimana pendidik dapat mengetahui dan mengukur ketercapaian tujuan tersebut?
    contoh: Peserta didik dapat menuliskan ide solutif terhadap sebuah isu permasalahan yang mencakup berbagai sudut pandang. (Pendidik menggunakan rubrik sebagai instrumen asesmen)
  3. Mengembangkan aktivitas
    Apa aktivitas belajar yang dapat dilakukan untuk mencapainya?
    contoh: Mendiskusikan solusi terkait sebuah permasalahan secara berkelompok dan Menyimpulkan hasil diskusi kelompok secara tertulis

 

Sumber: Buku Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Kemdikbudristek.

 

Komentar

Baik

Sangat bagus

bagus sekali

Bagus sekali

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
KEPMENDIKDASMEN 271/O/2025: PANDUAN LENGKAP PENGELOLAAN KINERJA GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN TERBARU

sman15tanjabbarat.sch.id, TEBING TINGGI, 22/12/2025 Pendahuluan: Era Baru Pengelolaan Kinerja di Dunia Pendidikan Pemerintah telah menetapkan regulasi baru melalui Keputusan Menteri P

22/12/2025 22:45 - Oleh Administrator - Dilihat 1273 kali
Mengapa Pembelajaran Mendalam Penting? Menghubungkan Deep Learning, Deep Thinking, dan Deep Work

sman15tanjabbarat.sch.id, TEBING TINGGI, 15/11/2025 Di era perubahan yang berlangsung begitu cepat, pembelajaran tidak cukup berhenti pada tingkat hafalan atau sekadar mengenal informa

15/11/2025 22:02 - Oleh Administrator - Dilihat 995 kali
SMAN 15 Tanjung Jabung Barat Laksanakan Pembelajaran Mandiri Selama Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025

sman15tanjabbarat.sch.id, TEBING TINGGI, 31/10/2025 Menindaklanjuti surat dari Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Nomor R-400.3/S-906/DISDIK/X/2025 tertanggal 30 Oktober 2025, SMAN 15 Tan

31/10/2025 04:17 - Oleh Administrator - Dilihat 1068 kali
PENYELARASAN VISI, MISI, DAN TUJUAN SATUAN PENDIDIKAN DENGAN PEMBELAJARAN MENDALAM

sman15tanjabbarat.sch.id, TEBING TINGGI, 21/08/2025 Materi ini merupakan bagian dari pelatihan asinkronus selama 3 jam pelajaran (@45 menit) yang bertujuan memberikan pemahaman tentang

21/08/2025 15:41 - Oleh Administrator - Dilihat 11082 kali
PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH NOMOR 11 TAHUN 2025 TENTANG PEMENUHAN BEBAN KERJA GURU

sman15tanjabbarat.sch.id, TEBING TINGGI, 03/07/2025 Latar Belakang Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 11 Tahun 2025 diterbitkan untuk menggantikan Peraturan Menteri

03/07/2025 02:40 - Oleh Administrator - Dilihat 6973 kali